Jalan Kaki harus Benar

Jalan Kaki harus Benar

Jalan Kaki harus Benar,Yuk Kita perbaiki

Jalan kaki harus benar adalah salah satu tipe olahraga enteng. Walaupun simpel, tapi rutinitas ini berguna untuk kesehatan. Tetapi, harus dipahami jika jalan kaki selaku olahraga dan jalan kaki biasa harus diperbedakan.

Selaku olahraga, jalan kaki harus tetap dikerjakan secara benar supaya faedahnya berasa dengan maksimal. Sayang, beberapa orang yang ada banyak lakukan kekeliruan.

Baca Juga: Kecoa Dimana-mana Berikut Penyakitnya

Faedah jalan kaki untuk kesehatan telah bisa dibuktikan melalui bermacam riset. Diantaranya, menurut satu metaanalisis dalam European Journal of Pandemiology tahun 2009, jalan kaki minimum 30 menit sepanjang 5 kali dalam satu minggu bisa turunkan resiko penyakit jantung koroner sekitar 19 %. Resiko semakin menyusut jika waktu dan jarak berjalan ditambahkan.

Olahraga jalan kaki yang dikerjakan secara benar dapat membuat badanmu sehat, fit, dan bentuk badan normal seperti mestinya. Kebalikannya, bila langkah melakukan salah, karena itu faedahnya jadi kurang dirasa. Ditambahkan lagi, ada resiko luka, lho!

Nah, ingin ketahui apa kekeliruan-kesalahan yang perlu dijauhi saat olahraga jalan kaki? Yok, baca daftarnya di bawah ini yang dikumpulkan dari beberapa sumber.

  • Berjalan begitu lamban

Saat kamu jadikan berjalan kaki selaku olahraga, jauhi jalan rileks atau lamban. Berjalanlah dengan sedikit cepat. Samakan kecepatan berjalan dengan umur, keadaan detak jantung, dan tingkat kesehatan.

Merilis Verywell Bugar, kecepatan jalan kaki yang dianjurkan ialah 4,8 km/jam sampai 8 km/jam. Pada kecepatan itu, kamu akan bernapas semakin banyak, mana yang ini normal pada olahraga dengan intensif sedang. Kecepatan itu pas diaplikasikan bila arahmu berjalan kaki untuk turunkan berat tubuh.

  • Berjalan dengan bentuk badan yang keliru

Bentuk badan harus juga jadi perhatian waktu berjalan kaki. Bentuk badan yang bagus akan membuat napasmu bernapas secara baik juga. Tulang-tulang badan akan tegak seperti mestinya, hingga terlepas dari permasalahan pada punggung, leher, dan pundak.

Bentuk badan yang betul waktu jalan kaki ialah kepala masih tegak dan tidak menunduk. Leher perlu rileks dan sejajarkan dengan tulang belakang. Pundak juga janganlah sampai tegang. Janganlah lupa selalu untuk melihat di depan pada arah trek berjalan.

  • Menyaksikan hp

Berjalan kaki sekalian menyaksikan telephone pegang mencelakakan keselamatan. Bila Anda harus menyaksikan hp, stop sesaat dan tuntaskan selekasnya. Kemudian, teruskan kembali lagi olahraga Anda.

  • Kebanyakan atau begitu sedikit mengayunkan tangan

Langkah berjalan yang betul ialah dibarengi dengan ayunan tangan yang bermanfaat untuk menyeimbangi pergerakan kaki. Bila kamu tidak mengayunkan tanganmu, gerakan kakimu akan melamban. Walau sebenarnya, saat seorang jadikan berjalan selaku olahraga, dia harus berjalan dengan kecepatan yang bisa lebih cepat dari jalan biasa.

Pergerakan tangan yang betul waktu berjalan kaki dengan menekukkan lengan atas dan bawah sampai 90 derajat. Ayunkan dengan alamiah dengan arah mundur-maju yang bersimpangan dengan pergerakan kaki. Tetapi, perlu kamu lihat jika makin cepat kamu berjalan, karena itu kamu harus seringkali dan cepat gerakkan tanganmu.

  • Memaksain lagi berjalan walau sebenarnya kaki sakit

Tidak boleh paksakan untuk selalu berjalan saat ada anggota badanmu berasa sakit, pegal, dan ngilu. Istirahatkan diri kamu sampai kembali lagi sembuh. Karena, liabilitas akan patah tulang bertambah saat kamu berjalan pada keadaan itu.

Jika kamu tidak terlatih jalan cepat, tidak boleh memaksain diri. Berjalanlah dengan kecepatan yang umum kamu kerjakan, tapi upayakan tidak boleh begitu lamban. Ini bisa juga menahan luka. Jika telah terlatih, pelan-pelan tambahkan kecepatannya.

  • Menggunakan sepatu yang keliru

Gunakanlah sepatu yang nyaman dan enteng saat berjalan, seperti sepatu spesial untuk lari (running shoes). Ini penting agar kakimu tidak luka, lecet, dan ngilu. Janganlah lupa untuk mengikat talinya dengan kuat agar tali sepatu tidak terlepas dan mengakibatkan terganjal.

Saat pilih sepatu berjalan, upayakan sepatu itu memiliki bantalan dan penyangga yang cocok pada kaki. Sol sepatunya juga harus fleksibel agar mempermudah gerakan telapak kaki. Janganlah lupa untuk menggunakan ukuran yang cocok, tidak kebesaran dan tidak terlalu sempit.

  • Tidak lakukan pemanasan lebih dulu

Menjadi hal wajar jika saat sebelum lakukan olahraga, kamu harus lakukan pemanasan. Pemanasan penting agar anggota badanmu tidak kaku waktu olahraga dan terlepas dari luka. Sempatkan diri sepanjang beberapa waktu saat sebelum berjalan untuk meregangkan dan gerakkan otot dan persendian.

Selanjutnya, mulai berjalan secara perlahan-lahan, lalu tambahkan kecepatan berjalan secara setahap. Jika olahraga jalan kakimu hampir usai, turunkan kecepatan secara perlahan-lahan. Janganlah lupa untuk lakukan pengenduran waktu usai selaku pendinginan.

  • Menggunakan baju yang tidak meresap keringat

Pakailah baju yang nyaman dan meresap keringat. Karena, keringat yang akan dikerjakan waktu jalan kaki cukup banyak. Jumlahnya keringat yang ketahan dibalik baju akan membuat kamu tidak nyaman.

Selaku contoh, baju yang meresap keringat dibuat dari kain yang punyai sertifikasi CoolMax atau polipropilen. Susunan itu bisa membuat keringat yang keluar dari badanmu menguap dan bajumu itu makin lama akan kering.

  • Tidak menghidrasi diri secara baik

Saat kamu berjalan kaki, apa lagi di cuaca yang panas, berhati-hatilah dengan teror dehidrasi. Dehidrasi atau kehilangan cairan badan bisa mengakibatkan kamu kehausan, dan parahnya dapat memunculkan permasalahan kesehatan jika tidak diatasi secara benar. Jadi, bagusnya membawa botol minum waktu berjalan kaki sepanjang 30 menit.

Botol minum dapat dibawa di ransel kecil atau sabuk spesial untuk memuat botol air minum. Jika haus, segera minum. Minumlah dengan jumlah kecil tapi secara periodik supaya kamu masih terhidrasi.

  • Dengarkan musik dengan volume begitu keras

Berjalan sekalian dengarkan suatu hal dengan earphone, seperti musik, podcast, dan audiobook benar-benar sangat membahagiakan. Dengarkan suatu hal bisa tingkatkan perform, mood, dan motivasimu saat berjalan. Namun, kamu tetap harus siaga dengan kondisi di sekitarmu.

Musik kerap kali jadi rekan waktu berjalan kaki. Tetapi, beberapa orang memutar musik begitu keras hingga bisa mencelakakan keselamatan.

Musik yang begitu keras membuat Anda tidak sadar akan keadaan seputar misalkan gonggongan anjing atau kendaraan lewat dengan kecepatan tinggi.

Oleh karenanya, lihat volume suara earphone supaya masih dapat siaga dengan keadaan seputar. Seharusnya kamu hanya menempatkan headset di satu telinga. Tidak lucu, kan, jika kamu sampai diserempet kendaraan motor, terganjal, atau dikejar anjing sebab tidak awas dengan keadaan seputar?

  • Bentuk yang keliru

Beberapa orang berjalan dengan bentuk yang bungkuk. Yakinkan Anda terus berjalan dengan bentuk yang tegap untuk menahan luka.

Seperti dikutip Situs MD, langkah olahraga jalan yang betul ialah menegakkan tulang belakang, pastikan mata terus menghadap di depan, dan pundak santai.

Ayunkan lengan dengan alamiah waktu memijakkan dengan enteng dari tumit dan ujung kaki.

Sesudah berjalan kaki, kerjakan juga pendinginan simpel untuk menentramkan persendian dan otot sesudah perjalanan panjang.

Itu beberapa kekeliruan yang banyak dikerjakan waktu olahraga jalan kaki. Bagusnya hentikan, ya, untuk menahan hal yang tidak diharapkan. Yok, lakukan jalan kaki secara betul supaya faedah yang didapatkan optimal!