Ibu Hamil

Kecoa Dimana-mana Berikut Penyakitnya

Jaga Kebersihan, Kecoa Dimana-mana Berikut Penyakitnya

Kecoak adalah hewan selalu di lokasi kotor dan kebersihan yang jelek dengan adanya kecoa dimana-mana berikut juga dengan berbagai penyakitnya.

Rutinitas hewan ini makan dan bersarang membuat kecoak bisa dengan gampang menimbun bermacam bakteri, yang mengakibatkan penebaran permasalahan kesehatan dan kompleksitas.

Kedatangan kecoa di dalam rumah sering mengusik beberapa orang yang merasakannya. Kecuali memuakkan, kecoa rupanya dapat memberikan ancaman kesehatan yang tinggal di rumah, lho.

Serangga kecil warna cokelat ini dapat hasilkan alergen hingga memacu reaksi alergi, bahkan juga asma. Baca bahaya kecoa untuk kesehatan manusia secara lengkap dalam artikel di bawah ini.

Kecoa adalah tipe serangga yang mempunyai 6 kaki, 2 antena panjang, dan 2 pasang sayap. Bergantung pada macamnya, kecoa dewasa umumnya mempunyai panjang sampai 3 cm.

Kecoa betina bisa keluarkan 10-40 telur pada satu waktu. Rerata, si betina melepas 30 telur sepanjang hidupnya. Kecoa muda yang menetas akan nampak sama dengan kecoa dewasa, tapi ukuran lebih kecil dan tidak mempunyai sayap.

Sama tipe dan keadaannya, kecoa bisa hidup sampai 12 bulan. Hewan serangga ini termasuk berdarah dingin dan berkembang pada keadaan hangat dan lembap.

Kecoa cenderung pilih untuk tinggal di dapur dan area untuk menyimpan makanan yang lain. Tidaklah aneh bila mereka mendapatkan konsumsi makanan dari curahan makanan dan akses air. Beberapa tempat persembunyian kecoa di rumah, yakni:

  • Retakan dinding
  • Ruang sempit dan terbatas, seperti dapur, dibalik kulkas, atau di bawah timbunan majalah, koran, dan kardus
  • Perabotan rumah yang biasanya jarang-jarang disentuh
  • Lemari dapur
  • Toilet
  • Bawah wastafel
  • Area pemanas air Aliran air atau selokan

Pada umumnya, kecoak bukan binatang yang menyukai menggigit, tapi penyebaran penyakit berlangsung dari mengonsumsi makanan atau contact sama barang yang telah terserang anggota badan kecoak. Karena itu, kamu pantas waspada tidak cuma ada pada beberapa kecoak Kecoa Dimana-mana Berikut Penyakitnya, dan juga beberapa tempat yang disinggahi berikut juga dengan kecoak.

Berikut beberapa penyakit beresiko yang bisa ditebarkan oleh kecoak.

Alergi

Menurut studi yang diedarkan dalam jurnal Allergy, Asthma dan Immunology Research, kecoak adalah salah satunya sumber alergen dalam ruang yang umum.

Diprediksi enzim yang diketemukan dalam kotoran, anggota badan yang terlepas, telur, dan air liur kecoak memacu reaksi alergi pada beberapa orang, dan beberapa anak lebih rawan terserang alergi kecoak dibanding orang dewasa.

Untuk menangani tanda-tanda alergi kecoak, pasien bisa memakai obat yang dipasarkan bebas atau diresepkan oleh dokter.

Asma

National Center for Healthy Housing menerangkan jika kecoak tingkatkan resiko kesehatan untuk pasien asma.

Saat antigen kecoak memacu reaksi alergi pada pasien asma, hal tersebut bisa memacu tanggapan yang mempunyai potensi beresiko, seperti bronkospasme, infeksi aliran napas eosinofilik, dan kenaikan hiperaktivitas bronkus yang berkelanjutan.

Disamping itu, waktu pribadi lagi terkena antigen kecoak, tidak perduli apa itu berawal dari air liur, kotoran, atau anggota badan yang terlepas, itu akan mengakibatkan sensitisasi atau bertambahnya kesensitifan.

Gastroenteritis

Merilis situs Pest World, secara pasif kecoak bisa mengusung mikroba di atas badannya, terhitung bakteri yang mempunyai potensi beresiko untuk manusia. Kecoak berperan dalam menebarkan 33 tipe bakteri, terhitung spesies E. coli dan Salmonella, cacing parasit, dan bakteri yang lain.

  1. coli dan Salmonella adalah bakteri yang mengakibatkan keracunan makanan, atau gastroenteritis. Tanda-tanda umum dari gastroenteritis berbentuk mual, muntah, sakit di perut, diare, kram perut, dan ngilu pencet.

Beberapa pasien gastroenteritis dapat alami diare kronis yang memacu dehidrasi. Bakteri yang dibawa kecoak ini dapat masuk di saluran darah dan mengakibatkan infeksi yang memberikan ancaman jiwa, walau masalah ini jarang ada.

Demam tifoid

Infeksi bakteri Salmonella typhi bisa mengakibatkan demam tifoid atau tifus dan adalah penyakit yang paling menyebar. Penyakit ini berlangsung waktu pribadi tiada menyengaja konsumsi feses kecoak yang tercemar bakteri.

Menurut National Health Serviss (NHS), Inggris, demam tifoid umum berlangsung di negara berkembang dengan sanitasi yang jelek dan akses ke air bersih yang terbatas. Penyakit ini lebih beresiko untuk beberapa anak dan orangtua, sebab mekanisme imun mereka yang kurang kuat.

Gejala-gejala dari demam tifoid berbentuk panas tinggi, sakit di kepala dan otot, sembelit atau diare, kecapekan, sakit di perut, dan terkadang tak terbatas pada beberapa gejala ini. Oleh karenanya, pribadi harus selekasnya cari bantuan klinis bila alami salah satunya tanda-tanda demam tifoid. Dengan penyembuhan sedini kemungkinan, penyakit ini akan cepat lebih baik dalam kurun waktu tiga sampai lima hari.

Listeriosis

Kecoak bisa mengakibatkan listeriosis. Menurut Pusat Pengaturan dan Penjagaan Penyakit Amerika Serikat (CDC), listeriosis adalah infeksi dari bakteri Listeria monocytogenes, yang dapat menebar melalui konsumsi minuman dan makanan yang tercemar bakteri ini.

Listeriosis intinya menyerbu pribadi dengan mekanisme ketahanan tubuh yang kurang kuat, seperti ibu hamil, bayi baru lahir, dan orangtua. Dalam masalah yang jarang-jarang, infeksi ini dapat mempengaruhi orang dengan mekanisme kebal yang kuat.

Tanda-tanda listeriosis umumnya berbentuk demam, ngilu otot, dan diare. Tetapi, bila penyakit menebar ke luar aliran pencernaan, tanda-tandanya bisa juga berbentuk sakit di kepala, leher kaku, ketidaktahuan, kehilangan kesetimbangan, dan kejang. Sedang, untuk ibu hamil, infeksi listeriosis terkadang bisa memacu keguguran, bayi lahir mati, atau persalinan prematur.

Panduan membuat perlindungan diri dari bahaya kecoa di dalam rumah

Ada cara-cara membuat perlindungan bahaya kecoa di dalam rumah dengan selaku berikut ini:

  • Menjaga tempat rumah masih kering dan tidak lembap
  • Membersihkan rumah minimum satu minggu sekali
  • Membersihkan furniture rumah yang jarang-jarang dipindah minimum satu tahun sekali
  • Rutin bersihkan tempat dapur dan tempat penyimpanan makanan yang lain, terhitung dibalik atau bawah kulkas, kompor, pemanggang roti, dan perlengkapan yang bisa dipindah yang lain.
  • Membersihkan beberapa barang yang amburadul dalam almari, rack, atau laci Kosongkan tempat sampah dengan teratur
  • Membersihkan remahan makanan atau curahan minuman dengan selekasnya
  • Jangan simpan tersisa makanan dalam ruang, terhitung di meja makan
  • Memastikan tidak ada keran air yang menetes, sebab kecoa memerlukan air untuk hidup
  • Menyimpan makanan dalam tempat tertutup
  • Memperbaiki lubang, retakan, atau sela di lantai, dinding, papan, dan almari
  • Jangan menimbun koran, majalah, kardus dimanapun
  • Menggunakan insektisida sama panduan yang tercantum

Kecuali memuakkan dan mengusik, rupanya ada bahaya kecoa yang mengincar kesehatan yang tinggal di rumah. Dimulai dari keracunan makanan, masalah pencernaan, reaksi alergi, asma, dan yang lain.

Oleh karena itu, penting membuat perlindungan diri dari bahaya kecoa dengan selalu jaga kebersihan rumah dengan beberapa langkah yang telah disebut sebelumnya.

Langkah terhebat untuk menghindar seluruh penyakit ini dengan menepis kedatangan kecoak di rumah, yakni dengan terus jaga kebersihan tiap pojok rumah, intinya beberapa tempat yang sering jadi tempat persembunyian kecoak. Sesudah kamu hilangkan hama hidup dan mati, seluruh permasalahan kesehatan yang berasal dari kecoak ini akan pupus.

Sesudah membaca keterangan di atas, tidak boleh kembali meremehkan kedatangan kecoa dalam rumahmu. Seekor kecoa saja telah bawa bahaya, apa lagi jika mereka berkembang biak di rumahmu? Terus menjaga kebersihan dan aplikasikan beberapa cara efisien untuk menahan dan menyingkirkan kecoa dari di rumah. Yok, mulai siaga dari saat ini!

Agar bisa mendapatkan berbagai jenis infomari kesehatan lainnya, langsung kunjungi situs yang membahas tentang kesehatan https://ibu-hamil.net

  • 1
  • 2